04. Pelajaran 2

Setelah kita mengenal induk surat dari aksara Batak, sekarang kita akan diperkenalkan dengan anak surat, dimana anak surat digunakan untuk merobah bunyi dari suatu induk surat. Misalnya dari bunyi vokal a yang selalu mengikutinya akan dirobah menjadi bunyi “e”, “i”, “o”, “u” dan “ng”.

1. Untuk memberikan bunyi “e” pada aksara Batak kita harus menambahkan “hatadingan” mengikuti aksara yang akan dirobah bunyinya, dalam hal ini  “hatadingan” diketik dengan “e”

2. Untuk memberikan bunyi “i” pada aksara Batak kita harus menambahkan “singkora” mengikuti aksara yang akan dirobah bunyinya, dalam hal ini “singkora” diketik dengan “o”

3. Untuk memberikan bunyi “o” pada aksara Batak kita harus menambahkan “haluaan” mengikuti aksara yang akan dirobah bunyinya, dalam hal ini “haluaan” diketik dengan “o”

4. Untuk memberikan bunyi “u” pada aksara Batak kita harus menambahkan “haborotan”, dalam hal ini “haborotan” diketik dengan huruf kapital yang bersangkutan, kecuali pada induk surat “nga” diketik dengan “>” jadi “ngu”

5. Untuk memberikan bunyi “ng” pada aksara Batak kita harus menambahkan “saringar” mengikuti aksara yang akan dirobah bunyinya, dalam hal ini “saringar” diketik dengan “^”

Setelah mengetahui cara pemakaian anak surat Batak maka sekarang kita berlatih untuk menggunakannya dalam kalimat di bawah ini:

1. une do sude molo masa dame di hita be nang di musu pe (Segalanya akan baik jika ada damai pada kita masing-masing juga pada musuh)

Jika diketik dengan keyboard akan seperti ini:

Une do Sde molo ms dme di hit be n^ di MS pe

dan hasilnya seperti dibawah ini:

2. na uli situtu do roha na basa di ngolumi (Indah sekali hati yang ramah dalam hidupmu)

jika diketik dengan key board akan seperti ini:

n uli siTT do roh n bs di <oLmi

dan hasilnya seperti dibawah ini:

Setelah pelajaran kedua ini diharapkan anda sudah mampu menulis dalam aksara Batak menggunakan bunyi yang berbeda-beda. Selanjutnya pada pelajaran berikutnya kita akan mempelajari penggunaan “pangolat”. Penggunaan “pangolat” bertujuan untuk menghilangkan bunyi vokal dari konsonan. (klik)

Horas jala gabe

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s